Sebelumnya saya punya Halo Balita terbitan DAR MIZAN edisi second hand . Hanya lima buah. Dua anak saya suka sekali membaca, melihat-lihat gambarnya, dan menggigit-gigitnya. Hehe... Bubu (2.5th) bahkan sering membacakannya untuk adiknya. Tokoh-tokoh yang ada di buku dijadikannya dirinya, adiknya, juga baba dan bundanya. Saya sendiri menyukai ceritanya yang sederhana dan menyentuh dengan ilustrasi penuh warna. Misalnya dalam cerita Aku Sayang Temang, ada Sali yang tak mau meminjamkan barang pada kawan-kawannya saat belajar di kelas. Lalu saat makan siang bento/bekalnya terjatuh. Ia sedih. Kawan-kawannya menawarkan bagian bento masing-masing kepada Sali. Lalu mereka pulang dengan ceria. Anak-anak TK juga pada suka dibacakan. Beberapa waktu dalam sebulan saya membacakannya untuk mereka dalam tiga bahasa, Indonesia, Inggris, dan Jepang. Engga ada bosen-bosennya. Saya jadi ingin melengkapi koleksi buku yang ada. Namun apa daya kondisi keuangan belum memungkinkan. Alhamdulillah ada re...